Ungkapan Cinta & Kasih Sayang Ara Pada Ibu. Film Kado Untuk Ibu
Bulan Juli 2026 yang lalu starvision kembali menggelar presscon film terbarunya bersama FMM Studio, tepatnya pada hari rabu 27-Juli-2026. Kami ( mediakota.id ) turut menghadiri pemutaran film perdana yang berjudul Kado Untuk Ibu. Kami (Andim) bertugas untuk meliput acara tersebut yang dihadiri para cast & film maker. Di Agustus ini setidaknya ada 20 film yang akan dirilis dibioskop baik film lokal & maupun film internasional. Dimana film kado untuk ibu digadang-gadang menjadi film ter-Plot twist tahun ini. Diperediksi film drama keluara ini akan menjadi film yang paling di tunggu oleh orang tua yang ingin mengajak putra-putrinya menonton.
Biasanya kita menyaksikan film drama keluarga hanya di bintangi oleh aktor dewasa, tetapi kali ini tidak. Film karya atau yang di sutradari oleh M. Amrul Umammi menyajikan film yang sangat layak untuk di tonton oleh anak-anak, karena film ini dibintangi oleh Luisa Adreena sebagai Ara. Dimana karakter Ara ini menjadi pengendong cerita dari film ini. Saat prescon sang sutradara berujar, bahwasanya kisah dari film ini terinspirasi dari pengalaman pribadinya. Ternyata pengalaman tersebut menjadi klop dengan penulis skenarionya, M. Ali Ghifari pun punya pengalaman serupa. Sehingga film Kado Untuk Ibu memiliki dasar cerita yang sangat kuat sekali.
Sebuah kisah hangat yang mengikuti perjalanann Ara (Luisa Adreena) saat pergi dari rumah tanpa sepengetahuan orang tuanya yang ingin menunjukan kecintaanya pada ibunya. Kemudian Ara mendapat ide untuk minta bantuan Damkar untuk menyelesaikan permasalahanya. Satuan damkar yang bertugas yang dipimpin oleh Pak Harto (Dennis Adishwara) menyetujui untuk meringankan masalahnya Ara. Ditugaskanlah Faris (Emir Mahira) untuk menemani Ara mencari kado untuk ibunya. Dihari itu Faris sebenarnya sudah punya janji dengan Istrinya untuk menemani persalinan di klinik bersalin. Setelah minta izin istri, Faris pun menerima tugas tersebut, “belajar jadi ayah yang baik.” Ujar istri yang sedang menanti kelahiran bayinya.
Faris tak pernah menyangka, ternyata mencari kado untuk ibu tidak semudah yang ia pikirkan. Hari itu menjadi perjalanan petualangan bersama Ara, seorang anak yang memberikan banyak pelajaran baginya sebelum menjadi seorang ayah sungguhan. Memang tidak mudah untuk menjadi seorang Ayah, bahkan Faris sempat “gelud” diatas sawah milik Pak Karsa (Ence Bagus) untuk membela Ara. Bahkan pencarian kado tersebut mengantarkanya Faris & Ara ke rumah Boni (Jordan Omar) yang Bapaknya (Sadana Agung) sedang sakit keras. Dimana Scene tersebut menjadi pengendur ketegangan penonton, karena peran mengelitik oleh Sadana Agung.
Tak Semua Yang Diinginkan Mesti Terwujud, Mukin kado ini pun telat.

Dalam kehidupan kita semua pasti pernah mengalami suatu hal yang tak terduga. Seperti, apa yang direncanakan namun gagal atau cuaca yang tiba-tiba berubah. Banyak hal diluar sana yang nyatanya tidak bisa kita kendalikan sepenuhnya.
Ini adalah Film tentang kita. Karena persoalan yang dibawa oleh Ara membelikan kado untuk Ibu nya, yang kemudian menjadi perjalanan satu hari yang mempertemukan Ara pada “keluarga” barunya. Disana kita juga melihat bahwa semua karakter sedang berjuang untuk keluarga. Semua ingin menunjukan kasih sayang, perhatian dan itulah nilai-nilai yang kita butuhkan saat ini. Nilai-nilai yang menjadikan kita ini keluarga, situasi tersebut sejujurnya sangat kurang kita alami belakangan ini. Ujar Bp. Chand Parwez di PressCon Film Kado Untuk Ibu Sebagai Produser.
Memang tepat sekali, kesibukan bisa menjadikan kita jauh dari keluarga. Malah terkadang lebih mementingkan tugas dinas ketimbang keluarga. Tak jarang juga dalam kehidupan pribadi kita terjadi kerenggangan jarak pada keluarga. Bukan karena jarak lokasi tinggal tapi jarak karena hati yang merasa kesal juga kecewa.
Film kado untuk ibu ini memberikan pesan pada kita semua, penonton. Untuk bagaimana kita menyatukan kembali hubungan keluarga yang tadinya renggang untuk menyatu menjadi utuh kembali dalam keharmonisan. Begitulah paparan sang sutradara M. Amrul Umammi pada sesinya di presscon kemarin.
Kehidupan memang mengajarkan kita banyak pelajaran, dari manapun dan dari siapapun. Jika kita meresapi setiap situasi, kita akan mendapati maknanya. Begitu juga dengan interaksi pada anak-anak yang seringnya orang dewasa sepelekan. Dalam Film kado Untuk Ibu karakter Ara sebagai pengendong cerita memberikan banyak sekali nilai-nilai yang terkadang terlewatkan oleh kita yang telah dewasa. Kesederhanaan hingga kepolosan masa kanak-kanak yang dulu setiap kita mengalaminya, tentu menjadi hal di rindukan.
Menceritakan kisah perjalanan sehari penuh makna antara ara dan faris. Faris ( Emir Mahira ) adalah petugas pemadam kebakaran yang harus menunda mendampingii istrinya melahirkan demi membantu Ara (Luisa Adreena) mencari kado ulang tahun untuk ibunya.
Tak hanya konflik yang akan mengacak acak perasaan penonton, tapi film kado untuk ibu juga dilengkapi adegan-adega yang mengundang tawa. Karena ada aktor kawakan Ence Bagus yang berperan sebagai Pak Karsa seorang petani yang sawahnya dijadikan medan pertempuran oleh damkar & pencopet cilik. Film ini juga dilengkapi situasi yang haru biru namun menggelitik, karena ada Sacana Agung sebagai Pak Karsa yang diceritakan sedang sakit hingga mesti mengenakan popok dewasa. Canda tak lengkap rasanya tanpa seorang komika Arif Alfiansyah, yang berperan sebagai Om Pepeng. Supir sekaligus pengasuh dari Icha (Mazaya Amania) yang tingkahnya akan membuat penonton terbahak-bahak.
Tentu yang menjadi pusat perhatian pada film kado untuk ibu adalah Bu Zizah yakni ibunya Ara. Karakter tersebut diperankan oleh Agla Artalidia yang pastinya sudah banyak yang tau kemampuanya menghantarkan emosi pada penonton. Turut melengkapi Pak Musa yakni bapaknya Ara yang diperankan Dimas Aditya. Karakter Pak Musa berprofesi seorang satpam yang jarang sekali ketemu anak perempuanya, dikarenakan sering kerja malam. Tapi diceritakan Ara tidak tumbuh sebagai anak yang kekurangan cinta kasih orang tuanya, karena porsi pembagian orang tuanya sangatlah sesuai sekali.
Bagaimana kisah kehangatan keluarga Ara, dengan latar belakang Ayah seorang satpam. Untuk mencari kado yang akan ia berikan pada orang terkasih, yakni ibunya. Saksikan selengkapnya di bioskop mulai tanggal 06 Agustus 2026 di kotamu. Dapatkan pengalaman seru yang tak pernah kepikiran oleh kita dengan meminta bantuan damkar. Demikian laporan liputan Presscon Film Kado Untuk Ibu yang kami wartakan. Oiya, siapkan tisu atau sapu tangan mu untuk menyeka air mata yang tiba-tiba mengalir. Terimakasih