Sultan Sepuh Hadiri Preview Film Karya Roni Mepet

Sultan Sepuh, Nama Lengkap K.G.S.S PNG Heru Rusyamsi Arianatareja, S.Psi., M.H. Hadiri Preview Film Karya Roni Mepet, Arwah Legong & Jejak Arwah Rumah Belanda

Jakarta — K.G.S.S PNG Heru Rusyamsih menghadiri acara preview film Jejak Arwah Rumah Belanda. Sultan hadir sekaligus menyaksikan launching soundtrack film Arwah Legong Bali. Acara ini yang di gelar pada Rabu (28/1/2026) malam, pukul 19.00–21.00 WIB. Acara prestisius ini menjadi momentum penting bagi dunia perfilman horor Indonesia, khususnya bagi karya terbaru sutradara ternama Roni Mepet.

Baca Juga | Film Arwah Legong Di Bintangi Derry Drajat, Farid Ongky dan Artis Muda Lainnya

Berlokasi di gedung pemutaran khusus yang telah di siapkan panitia, acara ini di hadiri oleh para pelaku industri film, tokoh budaya, insan kreatif, serta undangan kehormatan dari berbagai kalangan. Sultan Heru hadir tepat waktu dan di sambut hangat oleh jajaran produser serta tim produksi.

Preview Film Jejak Arwah Rumah Belanda

Preview film Jejak Arwah Rumah Belanda menghadirkan atmosfer horor historis dengan latar rumah peninggalan kolonial yang sarat misteri. Sementara itu, launching soundtrack film Arwah Legong Bali turut di meriahkan dengan penampilan langsung dari Aqween Anwar, yang membawakan lagu tema bernuansa mistis dan etnik Bali.

 

Pangeran Heru
Sultan Heru

Apresiasi untuk Karya Sinema dan Budaya

Dalam kesempatan tersebut, Sultan Heru menyampaikan apresiasinya terhadap karya Roni Mepet yang di nilai mampu memadukan unsur horor, sejarah, dan budaya lokal secara elegan.

“Film-film seperti ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjaga narasi budaya dan sejarah agar tetap hidup di tengah generasi muda. Ini adalah bentuk tanggung jawab peradaban,” ujar Sultan Heru dalam pernyataannya di sela acara.

Kehadiran Sultan Heru dalam acara ini menambah makna simbolik, mengingat filosofi namanya yang sarat dengan nilai kepemimpinan, spiritualitas, dan kebangsawanan.

Filosofi Nama Sultan Heru Rusyamsi Arianatareja

Nama Sultan Heru Rusyamsi Arianatareja mengandung makna mendalam dari aspek bahasa, budaya Jawa–Sunda, serta nilai kepemimpinan luhur.

Sultan melambangkan gelar kebangsawanan dan pemimpin yang di persiapkan untuk memikul amanah besar, baik secara moral, adat, maupun spiritual.
Heru di maknai sebagai cahaya, keutamaan, sekaligus pahlawan pelindung kebenaran.
Rusyamsi berasal dari gabungan kata rusyd (petunjuk) dan syams (matahari), yang bermakna cahaya penuntun menuju jalan lurus.
Sementara Arianatareja menggambarkan sosok pemimpin luhur yang menata kehidupan menuju kejayaan, kemakmuran, dan kesejahteraan.

Secara utuh, nama tersebut di maknai sebagai:

“Seorang bangsawan pemimpin utama, pembawa cahaya dan petunjuk, yang di takdirkan menata kehidupan menuju kejayaan, kemakmuran, dan kelurusan jalan.”

Nilai simboliknya mencerminkan legitimasi kepemimpinan adat, cahaya spiritual dan intelektual, keadilan, kebijaksanaan, serta tanggung jawab sejarah dan peradaban.

Jejak Arwah Rumah Belanda logo
Jejak Arwah Rumah Belanda logo

Sinopsis Singkat Film

Jejak Arwah Rumah Belanda mengangkat kisah misteri rumah tua peninggalan kolonial yang menyimpan tragedi masa lalu, menghadirkan teror psikologis dan visual yang mencekam. Sedangkan Arwah Legong Bali mengeksplorasi mitos spiritual penari legong yang di percaya meninggalkan jejak energi gaib dalam ritual sakral.

Dua karya ini di gadang-gadang menjadi film horor unggulan 2026, dengan pendekatan cerita yang kuat, sinematografi artistik, dan musik latar yang mendalam.

Acara preview di mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB, dengan panitia mengimbau tamu undangan hadir sejak pukul 18.30 WIB demi kelancaran rangkaian acara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *