Membangkitkan Raga yang mati karena Rindu & Dendam

Film Kafir Gerbang Sukma, meneruskan cerita awalnya dengan judul film Kafir bersekutu dengan setan. Cerita berfokus masih kepada keluarga Sri ( Putri Ayudya ) yang 8 tahun lalu mengalami tragedi gaib. Film Kafir Gerbang Sukma disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis penulis skenario oleh Upi & Dea April. Film yang di produksi oleh starvision ini mengawali cerita dengan sikap Sri yang selalu waspada terhadap petaka yang bisa saja menimpanya tanpa aba-aba.
Herman (Tedy) adalah suami dari Sri yang 8 tahun lalu mati di santet. Peristiwa tersebut menyisakan luka yang mendalam di keluarganya, terutama Sri istrinya. Kini kedua anak Sri telah bertumbuh menjadi dewasa, Andi (Rangga Azof) anak laki-laki dari Sri & Herma yang kini sudah menikah dengan Rani (Asha Assuncao). Sementra Dina (Nadya Arina) anak perempuan kini hampir menyelesaikan kuliahnya. Didalam rumah mereka banyak sekali benteng gaib yang di buat Sri, tujuannya adalah pencegahan namun sebenarnya Sri terlampau khawatir dengan karma masa lalunya.
Andi merupakan penerus usaha keluarga, yakni perkebunan tebu. Sementara Rani (Istrinya) adalah ibu rumah tangga yang senantiasa di rumah. Andi & Rani memiliki kabar baik untuk ibunya, tapi mereka memilih untuk tidak membicarakan segera karena ingin membuat kejutan. Benar saja ketika kabar baik itu diketahui oleh Sri maka ia sangat terkejut, karena menurutnya kabar baik itu membawa bencana besar.Jadi kabar baik dari Andi & Rani yakni bahwasanya Ibu Sri akan segera mendapatkan cucuk pertamanya, alias Rani Hamil sudah 2 bulan jalan.

Di suatu hari Sri dikagetkan oleh figura foto yang jatuh dari tembok dindingnya. Dalam foto tersebut tergambar Ibu & Bapaknya Sri, atau kakek & nenek dari anak-anaknya Sri. Perasaan Sri makin gelisah karena sambungan telepon tidak diangkat oleh kakek nenek tersebut. Sri juga di hantui oleh mimpi buruk yang mengisyaratkan Ibu & Bapaknya. Sri juga sempat didatangi sosok misterius dalam mimpi tersebut, yang samar-samar ia mengingatnya. Setelah beberapa hari mencoba menelpon rumah Kakek & Nenek akhirnya Sri mendapat kabar. Sang kakek mengangkat telpon dan memberitahu bahwa nenek sedang sakit keras. Tak perlu panjang lebar, Sri berencana untuk menjenguknya.
Keesokan harinya, Sri, Dina, Andi & Rani berangkat menuju rumah kakek & nenek. Setibanya dirumah mereka disambut dengan ceria di teras rumah oleh kake & di rumang tamu oleh nenek. Baru beberapa menit saya Sri sampai dirumah tersebut, ia langsung menemukan keganjilan. Yakni teh dan singkong rebus sudah dingin dan berjamur. Posisi singkong & teh sama persis dengan yang ada di mimpi nya Sri. Kemudian dibereskan singkong rebus berjamur itu, di dapur sri kembali dikejutkan dengan peristiwa yang ada. Aroma dapur semerbak tak enak, ternyata setelah di tengok sang nenek memasak tanpa api dinyalakan. Hasilnya semua bahan makanan busuk dan begitupun yang ada di kulkas.
Sri menyuruh Andi mengantar Nenek ke kamarnya untuk beristirahat, namun sesampainya di kamar Nenek malah menanyakan “Kamu siapa ?” kepada Andi. Kaget namun masih berpikir positif bahwasanya penyakit yang diderita nenek merupakan penyakit medis “pikun/dementia”. Kemudian cerita berlanjut di sekitar rumah kakek nenek yang dikelilingi hutan lebat pegunungan. Sri bersama Anak-anaknya bermalam disana namun kejadian-kejadian ganjil kerap kali dijumpai oleh mereka. Mulai dari Nenek yang tidur sambil berjalan ke arah gudang sampai Dina memergoki sang Kakek yang menjagal sadis dengan kapaknya ditengah hutan.

Ditengah cerita Sri tersadar dan ia panik hingga terbirit pergi menggunakan mobil Andi tanpa pamit. Sri pergi menjumpai guru spiritualnya (dukun) dan menceritakan semua keganjilan yang dialaminya. Di rumah Ki’ (Panggilan Kehormatan) pertempuran gaib dimulai, Kie mencoba menerawang melalui cermin. Namun setelah beberapa kali dicoba tetap tidak mampu, akhirnya cermin itu pecah berantakan mengenai wajah Kie. Di akhir kondisi yang kritis Ki’ memberikan sekantong ajian untuk Sri, serta berbisik untuk cara penggunaannya untuk bisa memenangkan pertarungan. Sebelum kondisi makin berantakan Sri memutuskan pulang dari rumah Ki’ dan bergegas kembali ke rumah kakek nenek.
Setiba disana Sri mendapati kondisi sudah makin genting saja, terlihat kalender yang sudah dilingkari dan ditandai pesan. Tangga pada akhir bulan tersebut yang sudah dilingkari dibawahnya bertuliskan, gerbang sukma dibuka. Sri tidak mendapati anggota keluarganya di rumah tersebut, ia berlari ke hutan untuk mencari tau apa yang terjadi. Sesampainya di hutan Sri terkejut karena kondisi yang dialami keluarganya, apa yang akan Sri lakukan selengkapnya saksikan dalam Film Kafir Gerbang Sukma.

Dendam yang mesti diselesaikan
Kisah Sri mengajak penonton untuk merasakan kecemasan atas apa yang telah ia lakukan di masa lalunya. Selalu waspada dari santet adalah alasan hingga ia membentengi diri & semua yang ia cintai dirumahnya. Ritual tolak bala yang selalu ia jalankan untuk mendapatkan perlindungan & semua perintah yang di minta oleh Ki’ (guru spiritualnya) tidak luput darinya. Namun kondisi waspada tersebut malah membuat risih anak-anaknya, karena sudah 8 tahun berlalu dengan kondisi yang aman nan damai. Jelas berbeda firasat orang tua dengan anak muda yang bisa sangat menegangkan. Begitulah generasi muda yang selalu berselisih dengan generasi tua dikarenakan perbedaan sudut pandang.
Film ini sangat mengejutkan penonton, karena film ini adalah film horor tanpa hantu. Aneh sekali, walau begitu film ini tetap menyeramkan, menegangkan & menakutkan pastinya. Yang perlu diapresiasi juga adalah, Film Kafir Gerbang Sukma merupakan film horor modern yang sangat sedikit sekali Jump Screen-nya. Walau begitu bukan berarti tidak ada teriakan penonton, tapi penonton diajak berteriak karena situasi yang membuat brigidig. Sangat menyenangkan sekali karena penonton terkejut bukan karena dikagetkan tapi karena mengikuti alur ceritanya. Sampai akhir cerita penonton dibuat tegang karena 2 alasan, yang pertama apa setelah ini hantu akan muncul yang kedua apa yang akan ia lakukan selanjutnya.
Salah satu penarik minat kami untuk menyaksikan Film Kafir Gerbang Sukma adalah karena judulnya. Walau sangat umum alasannya tapi kami menganggap judul filmnya unit hingga kami tergelitik. Bagi yang tidak nonton Film sebelumnya pertanyaan pertamanya adalah apakah kafir ini nama tokoh? Kemudian lanjut ke pertanyaan “Kenapa Judulnya ada kata Kafir, kan sensitif ya?” Jadi secara pemberian nama judul sangatlah kreatif. Gerbang Sukma menjadi kata pelengkap yang berfungsi memberi penebalan atas makna dari judul & cerita film nya. Jujur kami khawatir akan menemui makna yang berbeda dari kata kafir tersebut. Tapi secara keseluruhan justru Film ini memaknai kata Kafir dengan sangat tepat.

Dari sisi desain grafis poster Film Kafir Gerbang Sukma, sangat bagus sekali karena memuat kurang dari 5 wajah. Ada dua poster film resmi yang dirilis, pertama poster yang memuat gambar hewan ternak berkaki 4 dan poster yang memuat mandi kembang. Kami lebih suka mengulas poster yang ada mandi kembangnya, karena sangat eksotis tapi tidak terlalu vulgar menurut kami. Dalam poster tersebut total ada 4 wajah, namun hanya ada 3 wajah yang fokus. Jadi Poster Film Kafir Gerbang sukma sudah memenuhi kaidah ketepatan dari sebuah desain grafis poster film. Selain itu poster tersebut juga mempertebal cerita dari filmnya, walau setelah nonton kita tau ada scene/adegan ritual yang dimaksud.
Film Kafir Gerbang Sukma kami tonton pada tanggal 12 Feb 2026 kami menyelesaikan tulisan ini tanggal 13 feb 2026, terpantau saat ini penontonnya sudah mencapai 381.140 menurut cinepoint. Masih dari data yang sama rating dari film kafir gerbang sukma memperoleh 7/10 artinya cukup lumayan. Kami pun sependapat dengan penilai itu, secara sinematografi banyak visual yang ditangkap dari pantulan cermin. Walau secara khusus itu ide tersebut sangatlah unit, tapi bagi penonton biasa itu cukup membingungkan. Karena di cermin bagian kanan menjadi kiri begitu pun sebalik, sehingga menciptakan 2 perspektif tokoh yang cukup membingungkan. Film Kafir Gerbang Sukma pekan masih tayang di bioskop, kelau menurut keyakinan kami mentok penontonnya di lima ratus ribuan saja.
Secara cerita Film Kafir Gerbang Sukma sangat menarik, premis yang penonton tangkap adalah prilaku licik dapat menyakiti orang lain, bahkan bisa balas dendam. Film ini juga tidak meleset dalam memaknai judul yang digunakannya. Untuk karakter dalam film terasa sekali dapat memunculkan rasa penasaran penonton. Kami yang menonton dibuat selalu berempati pada karakter yang ada, khususnya karakter Sri. Tidak ada hal yang melenceng dari pakem keseharian umum yang digambarkan dalam karakter Film Kafir Gerbang Sukma.
Demikian, Resensi Film
Andim H.M. (