Film Kuyank Prequel Saranjana Kota Ghaib – Akibat Menentang Ramalan Adat

Film Kuyank Prequel Saranjana

 

Film Kuyank Prequel Saranjana, Film horor kali ini akan bercerita mengenai hantu yang populer dari pulau kalimantan yang di kenal dengan nama kuyang. Dalam Film Kuyank ini menjadikan seri prekuel dari film Saranjana Kota Gaib, yakni cerita 7 tahun sebelum gerbang gaib itu terbuka. Karena ini adalah cerita sebelum jadi tidak begitu masalah jika tidak ada keterikatan cerita di dalamnya, dan yang belum menonton saranjana (seperti saya) langsung nonton Kuyank sangat tidak ada masalah. Film Kuyank garapan Johansyah Jumberan sangat mengangkat kebudayan yang ada di kalimantan, bahkan banyak sekali bahasa daerah yang masuk hingga memerlukan subtitle bahasa indonesia.

Baca Juga | Film Arwah Legong Menceritakan Seorang Penari Yang Di Perkosa dan Ter Gantung Di Pohon

Cerita berpusat pada Rusmiyati (Putri Intan Kasela) gadis desa yang manis yang mulanya mengagumi Badri ( Rio Dewanto ) seorang atlet dan salah satu pendayung pada balapan perahu khas kalimantan. Gayung pun bersambut Badri juga terpikat oleh Rus, tak lama mereka pun melangsungkan pernikahan. Badri merupakan anak laki-laki dari keluarga terpandang di kota, sementara Rus merupakan gadis sederhana yang tinggal di desa Nagara Kalsel. Desa yang sebagian besar wilayahnya berair, karena letak geografisnya dengan banyaknya sungai besar juga rawa-rawa. Bahkan kendaraan utama penduduk setempat adalah  Kelotok, yakni perahu kayu yang bermotor.

Film Kuyank Prequel Saranjana

Film yang di gawangi rumah produksi DHF (Dari Hati Film) rasanya ingin sekali mengangkat budaya wilayah kalimantan. Gimana tidak Film Kuyank menggunakan lokasi set Asli di wilayah desa tersebut. Rusmiati dan keluarganya tinggal di rumah panggung yang seperti terapung, sebab bawahnya adalah air. Setelah negosiasi mahar yang alot saat lamaran, akhirnya Badri & Rusmiati resmi menikah, walau sebenarnya pernikahan mereka menentang adat bebilangan. Bebilangan merupakan adat yang di lakukan untuk melihat kecocokan pasangan dengan menghitung nomor yang memaknai nama seseorang.

 

Film Kuyank Prequel Saranjana
Film Kuyank Prequel Saranjana

 

Setelah menikah mereka tinggal di rumah orang tua Badri, di sana mulailah cerita berkembang. Ibu mertua dari Rus sangat menekan sekali, untuk ia cepat hamil. Karena menurutnya jika Rus hamil maka ramalan buruknya sudah selesai. Tapi apa mau di kata Rus tidak kunjung hamil walau sudah di bantu dengan jamu-jamuan. Ibu mertua makin menggila dengan berencana menikahkan Badri dengan wanita lain. Fauziah (Ochi Rosdiana) merupakan calon madu poligami yang dengan senang hati menerima, sebab ia ternyata memendam cinta kepada Badri.

Pulang Kampung Ke Desanya

Di tengah keadaan yang makin keruh, Rus memutuskan untuk kabur dari rumah mertuanya. Ia berniat untuk pulang kampung ke desanya. Dengan hati yang gundah gulana disana Rus berjalan-jalan dengan perahu kayu yang di kayuhnya, mungkin awalnya untuk menghibur diri. Tapi di malam itu Rus melihat penampakan kuyang terbang, kepala wanita dengan organ dalam yang melayang. Awalnya Rus di selimuti rasa takut, tetapi rasa penasarannya jauh lebih besar. Karena ia teringat dengan wajah yang terpampang di kepala terbang tersebut. Rus memberanikan diri menyambangi rumah wanita yang di maksud. Dengan susah payah, dan sempat di rasuki peristiwa gaib rus tetap memberanikan diri memasuki rumah misterius itu.

Baca Lagi | Film Arwah Legong Film Yang Di Tunggu Penonton Bioskop 2026

Rus memasuki rumah tersebut dengan sopan santun, di awali dengan mengucapkan salam hingga masuk perlahan dengan melepas sandalnya. Di rasa tidak ada orang dan pintunya tidak di kunci, rus memaksa masuk ke dalam rumah yang gelap gulita. Rus mencari pelita dan menyalakanya dengan korek kayu. Di dalam rumah itu Rus sangat terkejut dengan yang ia temukan. Di sanalah Rus mulai tertarik dengan kuyank dan keilmuan gaib lainya. Apakah Rus akan menuntaskan rasa penasaran dengan hantu kepala terbang, atau apa yang akan di lakukan tonton filmnya untuk cerita selengkapnya.

 

 

Demi Ambisi Rela Manjadi Manusia Haus Darah

 

Dalam film Kuyank penonton di beritahu bahwasanya makhluk mitologi tersebut mencari darah untuk menyambung kelangsungan hidupnya. Kuyang ternyata bukan hantu, kuyang adalah manusia yang merubah tubuhnya menjadi kepala terbang. Ia melakukan hal tersebut demi suatu tujuan, yang biasa di sebut dengan ilmu hitam. Keinginan pun juga manusiawi, ingin awet muda, kaya raya bahkan hidup abadi. Tapi di satu sisi film ini tidak mendetailkan bagaimana ritual tatacara sebagai prosesi menjadi kuyang.

Baca Lagi | Film Arwah Legong Angkat Mitos Sang Penari Yang Menggantung Di Pohon Angker

Dari segi drama romance yang di sajikan oleh Rus & Badri cukup dapat di dalam ceritanya. Namun dari segi acting emosinya tidak sampai ke penonton, kalau menurut kami cenderung canggung pemeran karakter Badri & Rus. Etah apa itu faktornya, kalau dengan dari ulasan BTS ( Behind the scene ) di lokasi sering sekali audio bocor karena ada klotok (Sampan Bermotor) melintas. Adegan yang di ulang-ulang sementara aktornya sudah kelelahan akhirnya terpaksa di bungkus. Atau yang lebih parah, aktornya tidak mampu bermain dengan baik saat itu & sutradaranya juga tidak begitu mementingkan kesempurnaan emosi.

Film Kuyank Sangat Terasa Bahwasanya Ceritanya

Cerita utuh dari Film Kuyank sangat terasa bahwasanya ceritanya belum tuntas. Terlebih itu dari prosesi menjadi kuyang itu sendiri. Tidak ada motif, tidak ada alasanya juga tidak ada situasi yang bisa menjelaskan lebih detail. Padahal penonton pada umumnya tidak tahu persih perihal kuyang maka akan sangat menarik sekali jika informasi itu tersaji dengan rapi & detail. Kemudian sosok orang ketiga / Fauziyah tidak ada pengenalan yang lebih dalam di awal ceritanya, menyebabkan penonton tidak ngeh bahwasanya ada yang mencintai Badri diam-diam.

Di film Kuyank yang menurut kami paling seru adalah OST (original soundtrack-nya) pemilihan lagu yang pas. Ost Film Kuyank di isi oleh Band JEF Banjar dengan judul lagu Kuyang, konon katanya lirik dari lagu tersebut adalah mantra pengusir kuyang. Selain itu ada beberapa lagu yang sama di bawakan oleh JEF Banjar yang tentunya banyak menggunakan bahasa daerah dalam liriknya. Atmosfer musik yang menyatu dengan cerita menambah tebal kesan horor yang mengecam.

 

Jujur pada poster Film kami sangat menyukainya, khususnya yang menampilkan Rio Dewanto. Dalam desain grafis posternya hanya memuat satu wajah saja, menurut kami itu sangat tepat sekali. Terlebih Rio Dewanto yang menjadi rising star dalam film Kuyank yang berfungsi sebagai pemikat awal untuk menonton. Di pertebal dengan leher kepala buntung itu sangat horor sekali, bagi penonton yang belum tahu mengenai kuyang menjadi tertarik karena penasaran. Pertanyaan yang tergambar, apa kuyang memakan kepalanya atau bagaimana itu ceritanya kepalanya buntung.

Naksir Pria Gagah Atlet Perahu Dayung

Penggerak cerita dari Film Kuyank adalah karakter Rusmiati, yang di perankan oleh Putri Intan Kasela. Secara karakter dalam Film sangat lah baik, tapi tidak banyak yang kenal dengan aktornya. Penonton sangat berempati dengan karakter Rus, gadis bertubuh tinggi dengan warna kulit tan yang manis dan ia penjual es kolang kaling ( es akuarium ) yang naksir pria gagah atlet perahu dayung. Keseharian tinggal dengan Kakak iparnya, di suatu kampung yang geografisnya berair. Hingga untuk transportasi lebih banyak menggunakan perahu yang di dayung. Latar wilayah dari cerita film ini juga menjadi daya tarik tersendiri untuk penonton. Apalagi kebudayaan yang sangat di tonjolkan, sangat terasa walau terkadang menyebalkan bagi sebagian penonton.

 

 

Premis yang di tangkap oleh penonton pada Film Kuyank adalah, tidak perlu terburu-buru untuk mengambil keputusan yang menyesakan dada. Banyak hal yang perlu dipikirkan untuk memutuskan suatu perkara, walau memang sangat sulit di situasi tertekan. Karena jika itu di abaikan akibatnya sangat fatal sekali, bahkan taruhanya nyawa orang tersayang. Yang bisa di petik, sabar itu penting kemudian komunikasilah langsung dengan yang terlibat. Tidaklah perlu terlalu percaya dengan kata orang, sekalipun itu orang tua berilah sedikit ruang untuk opini lainya. Sekiranya begitulah ide dasar & pembelajaran yang bisa di petik dari film kuyang.

Tonton Juga | Film Arwah Legong Selesai Syuting, Banyak Crew Kesurupan

Kami menontonnya di Bioskop pada tanggal 19 Feb 26, kami menyelesaikan tulisan ini 25/02/26 dan di hari ini data penonton film Kuyang 955.122 menurut cinepoint. Sangat menakjubkan ya, sepertinya jika film ceritanya mengangkat suatu daerah masyarakat filmnya bisa tembus 1jt penonton.

Demikian, Resensi & Review Film

Andim H.M.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *