Film Nia : Kisah Nyata yang Menguras Air Mata

Film Nia bukan sekedar kisah viral yang di angkat ke layar lebar semata. Film ini bisa di katakan sebagai film drama yang mengharukan namun juga memberikan contoh positif bagaimana kisah perjuangan seorang anak gadis menghidupi keluarganya. Maka untuk film Nia sebaiknya di tonton dahulu baru kemudian masyarakat menilai setelahnya.

Film Nia Di Angkat Dari Kisah Nyata

Secara singkat di kutip dari website XXI terkait sinopsis dari film Nia diangkat dari kisah nyata peristiwa tragis yang dialami seorang gadis penjual gorengan di Kayu Tanam, Padang Pariaman – Sumatra Barat. Nia Kurnia Sari (Syakira Humaira) adalah gadis 18 tahun yang sholehah, rajin, dan berjuang keras membantu keluarganya dengan berjualan gorengan. Film ini di sutradarai oleh dua orang yaitu Aditya Gumay & Ronny Mepet.

Film Nia Kisah Nyata
Rumah Keluarga Nia

Mungkin ada sebagian masyarakat yang merasa skeptis ketika awal film ini mulai di produksi. Sebagian netizen bahkan ada yang merasa jika nantinya film Nia ini justru akan membawa ingatan terkait kisah kelam. Terlebih kasus yang di alami Nia sempat Viral. Namun Sutradara Aditya Gumay memberikan pernyataan kenapa film Nia ini di produksi sehingga nantinya bisa di tonton oleh masyarakat.

Film ini di produksi karena kisah Nia itu bukan sekedar viral. Setelah saya riset sosok Nia ini luar biasa sekali. Dia sosok gadis remaja yang pantas di jadikan teladan. Nia adalah sosok gadis remaja yang mau berjuang menjadi tulang punggung keluarga meski berasal dari keluarga broken home. Nia memiliki prestasi akademis yang luar biasa, juara silat juga pintar mengaji. Dengan tidak malu menjajakan dagangan keliling kampung. Jadi menurut saya sosok Nia ini benar-benar pejuang sejati.

Baca Juga | Anneke dan Aqueen Anwar di Arwah Legong

Dari pernyataan Sutradara Aditya Gumay. Maka ini bisa menjawab serta menghapus keraguan di masyarakat terkait film Nia. Bahkan menurut saya yang juga sudah melihat langsung film Nia. Film ini menampilkan kisah yang begitu mengalir, tampilan visual dari sinematografi yang ciamik memanjakan mata penonton. Juga scoring yang cukup baik. Kombinasi positif yang memberikan rasa nyaman kepada penonton sepanjang film berlangsung. Pengamatan saya ketika melihat ekspresi penonton tampak sedih terharu saat menyaksikan scene yang cukup menggugah hati.

Film Nia Melakukan Proses Shootingnya Di Sumatra Barat

Selain itu dari informasi yang Mediakota dapatkan bahwa film Nia melakukan proses shootingnya di Sumatra Barat. Terlihat jika Sutradara Aditya Gumay dan Ronny Mepet ingin memastikan film ini di garap secara maksimal dan mendekati keaslian dari kisah nyata. Perlu di ketahui pada Film Nia ini PH Smaradana Pro & 786 Production selaku pihak yang memproduksi Film Nia memilih dua orang Sutradara untuk menggarap film tersebut. Yaitu Aditya Gumay & Ronny Mepet. Dan hasilnya bisa saya katakan dari sudut pandang penonton jika hal tersebut tercapai dengan baik sekali.

Film Nia Kisah Nyata
Tempat Persembunyian Andri

Mediakota juga berkesempatan melakukan wawancara kepada pemeran utama dari film Nia yang di perankan oleh Syakira Humaira. Berikut adalah beberapa pertanyaan yang kemudian di jawab langsung oleh Syakira :

Bagaimana rasanya memerankan tokoh Nia Kurniasari ?

Alhamdulillah Syakira Bersyukur sekali bisa memerankan tokoh Nia Kurnia Sari karena sosok Nia yang sangat luar biasa, pekerja keras, sayang keluarga, dan berprestasi di sekolah.

Harapan dari film Nia setelah nanti tayang di bioskop ?

Harapan Syakira, dengan menonton film Nia ini semua hubungan keluarga bisa semakin erat dan semakin menyayangi keluarga karena kita tidak pernah tau kapan maut akan memisahkan.

Syakira coba kasih alasan kenapa masyarakat harus nonton film Nia ?

Film Nia adalah kisah nyata yang memberikan banyak pembelajaran. Tentang bahaya narkoba, pelecehan seksual dan perjuangan hidup generasi sandwich.

Film Nia Kisah Nyata
Fadli Zon

Hadir Menteri Kebudayaan Bapak Fadli Zon

Pada momen screening film Nia di XXI Plaza Senayan juga turut hadir Menteri Kebudayaan Bapak Fadli Zon. Beliau memberikan pernyataan terkait film Nia :

Mudah-mudahan kita dapat memetik pelajaran, hikmah tentang apa yang terjadi di belakang filmnya. Saya sebagai menteri kebudayaan sangat mendukung sekali film ini dan kita berharap masyarakat indonesia mendukung film Nia ini akan segera tayang pada tanggal 4 Desember 2025.

IKM (Ikatan Keluarga Minang)

Selain itu pemutaraan pada screening film Nia juga memiliki animo masyarakat yang cukup tinggi khususnya dari IKM (Ikatan Keluarga Minang) yang berada di Jakarta dengan membooking sebanyak 1.600 tiket untuk nonton bareng di XXI Plaza Senayan. IKM bahkan sampai harus melakukan reservasi sebanyak delapan studio untuk dapat melakukan kegiatan nonton bareng. Membuktikan bahwa film Nia ini memang memiliki magnet tersendiri khususnya bagi para perantau warga Minang di Jakarta.

Jadi bagi kalian yang penasaran dan ingin menonton film Nia. Nantikan jadwal penayangan di bioskop nasional secara serentak yang mulai tayang pada tanggal 4 Desember 2025. Film Nia adalah salah satu film lokal yang layak untuk di tonton.

64 thoughts on “Film Nia : Kisah Nyata yang Menguras Air Mata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *