Qorin 2 : Pembalasan sang Marjinal

Pembalasan sang Marjinal

Tim dari Mediakota.id mendapatkan undangan resmi dari PH Rapi Films, SL23 Studio, Screenplay Films untuk menghadiri press screening film Qorin 2 di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan. Kami berkesempatan langsung menyaksikan penayangan lebih awal dari Film Qorin 2 yang nantinya akan resmi rilis pada tanggal 11 Desember 2o25. Berikut adalah ringkasan yang saya buat setelah menghadiri kegiatan tersebut.

Baca Juga | Bioskop Indonesia 2026 akan ada film horor yang menampilkan budaya tari dan sensual

Marjinal adalah individu atau kelompok yang terpinggirkan, mendapatkan diskriminasi, atau eksploitasi dan seringkali memiliki status sosial ekonomi rendah. Semua hal tersebut terjadi dan di alami oleh keluarga Makmur (Fedi Nuril) yang berprofesi sebagai tukang sampah dan barang bekas di kampungnya. Berbagai cara sudah di lakukan oleh Makmur untuk mendapatkan keadilan terhadap anaknya yang telah menjadi korban perundungan. Namun semua orang di sekitarnya tampak menormalisasi kasus perundungan tersebut dan memilih untuk diam serta mengabaikan kenyataan yang terjadi. Terlebih jika sosok para pelaku perundungan tersebut memiliki keterkaitan dengan pihak yang punya jabatan tinggi maka kaum Marjinal akan lebih sulit untuk mendapatkan keadilan.

Terjadinya Perundungan Terhadap Muridnya

Mengutip dari website resmi XXI terkait film Qorin 2 di ceritakan sosok Fitri (Wavi Zihan), seorang guru BP muda, sudah beberapa lama mencurigai terjadinya perundungan terhadap muridnya, Jaya (Ali Fikry). Bukan hanya Fitri, bapak Jaya, Makmur (Fedi Nuril), juga sudah pernah meminta pihak sekolah menolong anaknya namun tidak digubris. Hal ini membuat Fitri terdorong mengusut kasus Jaya sendiri, dengan mencari saksi dan bukti dari warga. Namun, pencarian itu malah mengantarkan Fitri pada misteri lain di kampung, di mana orang-orang mulai bertindak bukan seperti diri sendiri, melainkan sebagai jin Qorin mereka. Semakin Fitri menelusuri, kaitan antara dua kasus semakin jelas, dan kejadian-kejadian mencekam pun semakin mengikuti.

Film Qorin 2 melibatkan banyak sosok hebat di depan dan belakang layar. Di antaranya adalah Gope T. Samtani (Produser), Ginanti Rona (Sutradara) serta Lele Laila (Penulis) di bawah naungan PH Rapi Films, SL23 Studio, Screenplay Films. Qorin 2 juga di bintangi oleh beberapa aktor dan aktris berbakat seperti Fedi Nuril, Wavi Zihan, Ali Fikry, Epy Kusnandar, Indra Birowo, Muzakki Ramdhan, Gilang Devialdy, Dimas Aditya, Seroja Hafiedz & Fitrie Rachmadhina. Film akan tayang pada 11 Desember 2025 di bioskop seluruh Indonesia.

Fedi Nuril di press screening XXI Epicentrum.

Pencari Keadilan yang Terabaikan

Kisah utama yang ingin di sampaikan lewat Film Qorin 2 adalah bagaimana penonton di perlihatkan ada tokoh tertindas bernama Jaya (Ali Fikri) yang merupakan anak kandung satu-satunya dari Makmur (Fedi Nuril) yang berasal dari keluarga miskin. Jaya terus menerus mengalami perundungan dari teman-teman di sekolahnya. Di balik rasa sakit secara fisik dan mental yang di alami oleh Jaya maka sang Ayah terpaksa melihat kejadian tragis tersebut dengan menyimpan rasa luka yang penuh dendam dan amarah.

Makmur terpaksa mencari keadilan dengan caranya sendiri di saat orang-orang di sekitarnya hanya bisa diam dan acuh dengan keadaan yang terjadi. Berawal dari perundungan yang di alami oleh anaknya maka di mulailah pergerakan dalam mencari keadilan versi Makmur yang di perlihatkan secara brutal dan berantai kesetiap insan yang di anggap melakukan kesalahan dan pembiaran sehingga hal perundungan tersebut terus terjadi.

Persiapan dan Pesan Fedi Nuril di Film Qorin 2

Persiapan yang saya lakukan, saya benar-benar mencoba secara mendalam. Apa yang membuat tokoh dari Pak Makmur ini sampai segitu putus asanya dan bisa melakukan hal sekestrim itu. Saya pribadi mencari kemarahan yang terpendam yang mungkin di dunia nyata tidak bisa sembarang di keluarkan karena norma yang di batasi. Tapi di film ini saya merasa ada semacam tempat untuk itu bisa di lampiaskan dan justifikasi karena ini untuk kebutuhan film.

Pesan utama untuk film ini. Semua ini berawal dari rumah. Jadi jika ada korban perundungan. Untuk dia bisa nyaman untuk speak up jadi rumah itu harus jadi tempat yang aman dan nyaman untuk dia speak up. Dan pelaku perundungan pun dia itu sebenarnya korban di rumah juga, dia tidak tau harus bagaimana dan melampiaskan di luar rumah.

Jadi untuk bisa memutus lingkaran setan itu maka sebisa mungkin kita membuat rumah yang aman dan nyaman untuk anak-anak kita supaya terhindar dari perundungan ini. Dan tentunya juga sekolah serta instansi yang punya wewenang, ketika terjadi perundungan di sekitar mereka juga mau menyelesaikan masalah ini. Karena yang nama baik itu namanya benda mati, sementara anak-anak ini benda bernyawa yang masa depan kita ada di mereka.

Sudut Pandang Produser terkait Qorin 2

Pada saat kita berpartner dengan tim ini, kita tau punya kesempatan yang besar. Bagaimana jika kita memang ingin membesarkan dari universe dari Qorin ini. Kita punya kesempatan untuk menceritakan human story yang lebih besar lagi. Cerita tentang pengalaman manusia yang lebih kelam lagi tentang trauma, ketidakadilan yang kita manusia bisa terjadi pada diri kita. Kita ini adalah seorang manusia, anak dan orangtua juga. Jadi kita mempunyai kesempatan untuk menceritakan tentang trauma terdalam. Cerita tentang orang tua dan anak. Hal-hal ini yang menjadi diskusi kami bahwa ini cerita baru dengan pemain baru adalah salah satu keputusan yang dengan sadar kami ambil agar kami bisa mencapai universe yang lebih luas lagi.

Terkait teknis yang cukup sulit selaku produser aku rasa itu kredit di berikan dari Gita dan juga tim produksi Qorin 2. Sebagai crew produksi jika sutradara tidak bisa menyampaikan visinya secara jelas akan sulit bagi tim produksi untuk mendukung apa yang di inginkan. Tapi Ginanti Rona adalah seorang sutradara yang sangat jelas apa yang dia inginkan sehingga tidak ada hambatan. Ini adalah salah satu kolaborasi paling smooth yang pernah kita jalankan dan semoga akan ada Qorin 3 dan 4 seterusnya.

Pendapat Gita Rona sebagai Sutradara Qorin 2

Proses pembuatan film ini buat saya sangat menyenangkan karena saya kembali berkolaborasi kembali dengan Ibu Santi Dewi dan Bapak Gope T. Samtani. Namun dalam sebuah film cerita yang baru. Masih di semesta yang sama dengan film Qorin. Namun kali ini bagaimana kita membuat semesta Qorin menjadi lebih luas lagi secara produksi yang lebih besar dan kedalam cerita yang lebih penting. Tidak hanya membuat film horor yang hanya fokus pada ketegangan saja tapi juga manusia yang ada di baliknya. Saya beruntung sekali bisa bekerjasama dengan mereka semua. Mereka berani untuk menembus batas dari diri mereka untuk memerankan peran di luar zona nyaman mereka. Dan saya merasa sangat bersyukur dan bahagia juga bisa saling bekerjasama dengan aktor-aktor yang sangat bertalenta ini. 

Poster Resmi Qorin 2

Kisah Horor yang Mencekam

Film Qorin 2 menampilkan beberapa jumpscare secara closeup dengan memperlihatkan sisi gore. Cerita film ini masih dalam batasan yang dapat di tolerir oleh penonton. Ada banyak sekali sosok mahkluk di dalam cerita ini yang di tampilkan. Sutradara Ginanti Rona berusaha menyajikan kengerian secara perlahan. Ginanti Rona juga membuat bulu kuduk penonton berdiri dan merinding pada tiap scene yang di tampilkan.

Qorin 2 tidak hanya menampilkan sosok mahkluk tak kasat mata saja. Film ini juga bercerita tentang sosok manusia yang memiliki sifat pendendam penuh angkara murka dan Putus asa. Sosok ini menjadi seorang psikopat yang dengan sadisnya memburu ke tiap korbannya apabila di anggap memiliki andil terkait perundungan.

Mengikuti cerita yang ada pada film Qorin 2. Banyaknya Pembunuhan sadis karenanya pantas saja bila mendapatkan rating D17. Sensor D17 yang artinya masuk kategori sistem klasifikasi oleh Lembaga Sensor Film (LSF). D17 merujuk pada batas usia minimum penonton (17 tahun). Bagi kalian para penikmat horror maka Film Qorin 2 dapat menjadi pilihan di akhir tahun ini. Film akan tayang pada 11 Desember 2025 di bioskop seluruh Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *