Kisah Romantis Yang Tak Selalu Manis

Tepat sebelum May Day kemarin, pada hari Kamis 30-April-2026 mediakota.id turut menghadiri pemutaran film perdana yang berjudul Shaka oh Shaka. Kami (Andim) bertugas untuk meliput acara tersebut yang di hadiri para cast & film maker. Film yang di produksi oleh starvision ini bergenre Drama Romantis. Di sutradarai oleh Dinna Jasanti dan di produseri oleh Chand Parwez menjadikan Film Shaka oh shaka memiliki perpaduan yang klop. Di mana kedua cineas tersebut sebelumnya berkolaborasi dalam memeriahkan film lebaran dengan judul Senin Harga Naik.
Baca Juga | Soundtrack Film Arwah Legong Bali Penuh Mistis, Sereem
Menceritakan Kisah Cinta Remaja
Film Shaka oh Shaka menceritakan kisah cinta remaja yang di adaptasi dari novel dengan judul sama yang di tulis oleh Jocelyn Suherman, adik dari artis cilik Joshua Suherman. Novel tersebut di rilis tahun 2022 yang tembus Best Seller dan sangat populer di generasi muda atau Gen Z. Uniknya sebelum novel tersebut resmi rilis bukunya, penulis membuat versi AU terlebih dahulu di media sosial. Yang menjadikan banyak pembaca penasaran dan menantikan versi selengkapnya dari ceritanya. Meski sudah banyak yang mengetahui kisah romantis dalam cerita novel, film yang di adaptasi ini memiliki ketertarikan sendiri, yakni dari visi visual yang di imajinasikan dalam novel kemudian di wujudkan dalam film.

Di mana pembaca Novel pastinya sudah memiliki theater of mind-nya masing-masing saat membaca. Tapi ketika medianya berubah menjadi visual yang bisa di nikmati oleh panca indra penglihatan maka akan memunculkan kekaguman yang luar bisa. Di tambah lagi emosi dari para karakter yang di mainkan sangat terasa sekali di dalam film ini. Bermula hanya khayalan dalam angan para pembaca novel, saat ini seolah nyata situasi, kondisi & kejadiannya hingga bisa di saksikan. Tentu Saja peran sutradara sangat berpengaruh untuk ini. Dinna Jasanti sangat tertantang untuk membuat film ini, bahkan ia sempat meragukan dirinya sendiri di kala memproduksi film romance.
Film Romance Suatu Hal Yang Berbeda
“ Saat pertama kali di ajak di shaka oh shaka aku sempat ragu, apa bisa gak ya bikin film romance ? Kalau film keluarga mungkin ya, tapi kalau film romance suatu hal yang berbeda. Tapi setelah ku mengulik-kulik berhari-hari, aku ketemu keromantisan / pasangan itu seperti mencari tempat pulang. Pasangan kita adalah tempat pulang, pasangan kita adalah rumah, maka itu menjadilah satu assemble yang di mana shaka & Ocel menjadi suatu bentuk rumah yang berbeda.” Ujar Sang Sutradara pada acara presscon kemarin.
Selain itu sang produser sangat berperan penting dalam mewujudkan visi dari sutradara. Dalam film shaka oh shaka yang paling menjadi krusial itu pemain / aktor yang akan memerankan karakter-karakter dalam naskah. Dinna Jasanti merasa sangat beruntung karena pilihan pemain yang di setujui oleh PH dan juga produsernya. Film ini menjadi film yang membanggakan bagi produser, karena ceritanya sangat menarik & sekaligus berasa nonton konser. Kisahnya menjadi pendekatan baru bagi starvision dalam menggarap drama romance remaja dengan balutan nilai-nilai kekeluargaan yang memberikan rasa hangat juga menggemaskan.
Referensi Untuk Kalian Yang Sedang Jatuh Cinta
“ ini merupakan sebuah kisah yang bisa menjadi referensi untuk kalian yang sedang jatuh cinta, yang akan jatuh cinta dan yang pernah jatuh cinta. Inilah cinta yang bertumbuh cinta yang membuat kita menjadi manusia-manusia yang lebih baik, gemesin tapi juga bermakna. ” Ujar Chand Parwez di sesinya.
Bisa di bilang Film Shaka oh Shaka adalah film drama musikal remaja, karena penggerak ceritanya ada musisi yang populer. Kami pun sangat merasakanya, tepat sekali jika di sebut nonton film rasa konser. Karena banyak sekali terdapat OST di dalam film ini dan di putar full, ketika scene konser. Menurut kami OST yang paling iconic adalah lagu dari grup band legend dengan judul Melompat Lebih Tinggi yang telah di aransemen ulang oleh tokoh utama dalam film ini. Jika kamu generasi 90 an atau milenial kemungkinan besar kamu akan bernostalgia saat menonton film ini. Karena ada kemiripan dengan film yang di rilis pada tahun 2004 yang menggunakan OST yang sama. Kami pun merasakan sensasi mengingat masa-masa yang dulu pernah ada, gimana gagahnya ketika masih berseragam putih abu-abu.
Perjalanan Cinta Yang Bertumbuh Dengan Realita Dan Pencarian Jatidiri.
“Shaka oh Shaka berbicara tentang perjalanan cinta yang bertumbuh dengan realita dan pencarian jatidiri. Aku di berikan tantangan untuk memerankan karakter yang memiliki karisma dan kegantengannya di atas rata-rata. Penonton akan liat gemasnya kisah cinta Shaka dan Ocel dan perjalanan mereka berdua di tengah tekanan sorotan industri hiburan. Kisah cinta yang utuh bertumbuh & manis.” Kata Kiesha Alvaro

Dari segi cerita film shaka oh shaka berjalan meningkat, walau tak sepenuhnya berjalan linier waktu ceritanya. Namun perkembangan ceritanya terus maju dan meningkat. Mengikuti perjalanan cinta Shaka (Kiesha Alvaro) & Ocel (Arla Ailani) saat mimpi seorang fans yang akhirnya bisa dekat dengan sang idola. Kemudian berlanjut memiliki hubungan romantis spesial dan menjadi sepasang kekasih yang tidak biasa.
Penonton Bakal Nemu Gemasnya Film Ini
“Ini adalah pengalaman pertamaku untuk di pasangkan dengan Keisha. Tentunya sejak awal kami mengeksplorasi chemistry dengan berbagai macam cara. menurutku ini tuh sangat relate buat perempuan-perempuan yang sering banget punya manifestasi dan imajinasi untuk bisa dekat dengan idolanya. Jadi buat penonton bakal nemu gemasnya film ini ketika Ocel akhirnya bisa bareng dengan idolanya, Shaka. Ini seperti mimpi semua fangirl di luar sana.” Ujar Arla Ailani
Film Shaka oh Shaka mengambil cerita dengan latar pada tahun 2000, di mana masa tersebut internet masih jadi barang langka. Bahkan semua karakter dalam film ini menggunakan media komunikasi SMS saat ingin berkirim pesan. World building dalam film ini juga masih sangat asri, masih sangat layak untuk berkendara menggunakan sepeda. Semua itu sangat cukup untuk memuaskan kerinduan akan suasana kota yang dulu pernah di rasakan pada masanya. Kisah romansa pasangan yang saling mengejar mimpi kerap kali harus berakhir dengan perpisahan, justru di ramu berbeda di akhir film. Menjadikan Shaka oh Shaka memberikan kesan yang sangat indah dan manis sesaat setelah selesai menontonnya.
Kisah Romantis Yang Tak Selalu Manis

Banyak dari kita yang memiliki Idola yang di idamkan, bisa itu aktris, tokoh publik ataupun musisi. Rasa rindu untuk berjumpa langsung dengan idola selalu bergemuruh di dada. Begitupun yang di rasakan oleh Ocel (Arla Ailani) yang sangat gembira ketika ia mendapat kesempatan nonton konser secara langsung. Cerita di mulai saat Ocel yang terpaksa membawa keponakannya menonton konser, padahal ia sudah janjian oleh kedua sahabatnya. Sahabat tersebut mengeluhkan keterlambatan Ocel dan terkejut saat melihat keponakan ikut. Tapi karena sudah mau di mulai mereka pun melupakan masalah itu dan bergegas untuk masuk. Belum berhasil masuk venue sang keponakan Edgar (Altaaf Akavi) kebelet pipis, akhirnya Ocel terpaksa berpisah dengan kedua temanya Carla (Amel Carla) & Ican (Teuku Ryzki) yang jalan duluan menuju venue.
Pribadi Yang Penyayang Anak Kecil
Ocel merupakan pribadi yang penyayang anak kecil, ia sempatkan mengantar Edgar kekamar mandi. Tapi ternyata Edgar sudah tidak tahan lagi, yang membuat Ocel nekat menerobos backstage untuk mencari toilet terdekat. Sesampainya di toilet masalah baru muncul, Edgar tidak berani masuk ke bilik toilet sendirian ia minta di temani Ocel. Sedangkan toilet itu adalah toilet pria jadi Ocel menolak untuk masuk. Di saat Edgar menarik tangan dan memaksa masuk tiba tiba ada mas-mas yang mengenakan masker juga sedang mengantarkan anak kecil perempuan ke toilet. Masalahnya pun sama, anak tersebut tidak berani masuk kedalam sendirian. Saat mengetahui itu Ocel meminta pada mas-mas tersebut untuk bertukaran, Ocel mengantar anak perempuan itu, sementara mas-mas itu mengantar Edgar masuk bilik kamar mandi.

Mengajak Mas-Mas Bermasker Itu Mengobrol Tentang Idolanya
Keributan depan kamar mandi mereda karena kedua anak kecil yang kebelet itu sudah masuk ke dalam bilik untuk menyelesaikan kebeletnya. Sesampainya di depan toilet Ocel memberanikan diri untuk menegur duluan mas-mas dengan pertanyaan basa-basi “keponakan juga mas ?” yang di jawab dengan dingin. Karena ocel penasaran, ia terus saja mengajak mas-mas bermasker itu mengobrol tentang idolanya yang sangat ingin ia tonton saat ini. Ia menceritakan betapa ia mengenal Shaka (Kiesha Alvaro) yang di idolakan sejak masih meniti karir pada band indie. Ocel pun mengeluhkan perbedaan ciri khas musik shaka yang kurang saat ia merilis album komersialnya. Setelah berapa lama cerita bahkan sampai mas-mas bermasket itu kagum, akhirnya ada peristiwa di toilet yang membuat Ocel mengetahui identitas asli mas-mas bermasker itu.
Edgar berteriak di dalam bilik yang menjadikan kepanikan kepada Ocel & mas-mas yang menunggu di depan toilet. Tanpa berfikir panjang mereka berdua masuk dan akhirnya tersemprot air yang muncrat dari balik bilik yang habis di gunakan Edgar buang air. Di situasi itulah mas tersebut mencopot maskernya, yang di lihat oleh Ocel yang seketika terkesima. Bahwasanya yang selama ini ia ajak ngobrol tadi di depan toilet adalah Shaka, hingga ia mematung saat pertama melihatnya yang menjadikan pakaiannya basah kuyup. Akhirnya karena basah Ocel & Edgar di ajak ke ruangan Shaka untuk mengganti pakaiannya yang basah, walau basah kuyup Ocel sangat senang sekali. Wajah Ocel sangat sumringah, yang tergambar jelas pada wajahnya hingga emosi yang terasa ke penonton.
Mendapatkan privilege Untuk Menonton Lebih Dekat
Konser pun di mulai, Ocel & Edgar mendapatkan privilege untuk menonton lebih dekat bahkan di samping panggung. Pertunjukan di mulai dan lagu pertama yang di bawakan adalah melompat lebih tinggi, yang menjadikan situasi venue “pecah” dengan sorak sorai para penonton. Lagu tersebut merupakan hits dari Shaka, rencana awalnya lagu itu akan di mainkan pada urutan tenggah deretan lagu playlist. Namun sang manager yakni mamanya Shaka , Rosa (Artika Sari Devi) meminta memutar lagu hits di awal karena ada produser yang hanya bisa menyaksikan di awal acara saja. Karena itu perintah yang mendesak Shaka pun membawakannya dan menjadikan panggung langsung menyala “panas” dengan teriakan dan lompatan para penggemar.

Yang mengherankan setelah acara konser tersebut, ternyata Shaka merespon baik kehadiran Ocel, hingga mereka saling Sms-0an ke esokan harinya. Di mana Shaka mengundang Ocel dalam acara intimate konser yang di buat-buat oleh Shaka untuk mencari alasan ketemu Ocel. Walaupun undanganya itu Weekday tanpa berfikir panjang Ocel mengiyakan ajakan tersebut. Setibanya Ocel di sana tidak ada penonton lain kecuali dirinya, benar saja acara yang di selenggarakan di studio cafe itu memang khusus untuk Shaka & Ocel saja. Saat itu mereka berdua menjadi semakin intim, saling ngobrol bercerita, bernyanyi bersama juga berbagi kisah. Sampai pada penghujung acara Ocel di antar pulang oleh Shaka hingga depan mobil. Tanpa di sangka ternyata obrolan mereka di depan mobil itu tertangkap oleh fotografer paparazzi pemburu berita artis.
Perbincangan Panas Di Acara Gosip Televisi
Tak perlu menunggu lama, ke esokan harinya Foto Ocel & Shaka sudah menjadi perbincangan panas di acara gosip televisi. Karena saat itu ternyata Shaka sedang menjalin hubungan dengan Violetta (Adzana Ashel) terjadilah gosip bahwa Ocel selingkuhan Shaka. Berita tersebut sangat menghebohkan karena Shaka saat itu tengah naik daun, hingga rumah Ocel “di geruduk” wartawan yang ingin meliput. Bahkan Chandra (Joshua Suherman) kakak Ocel jadi kesulitan untuk keluar rumah untuk berangkat kerja. Tak sampai di situ, kehebohan gosip itu sampai juga ke telinga Ibu Ocel (Vira Yuniar) dan teman kerja di toko mie koh Steven (Lam Ting). Peristiwa tersebut juga membuat Ocel bingung, satu sisi ia menginginkanya satu sisi Shaka sedang dalam hubungan wanita lain.
Bagaimana keseruan selanjutnya dari kisah cinta Ocel & Shaka, berhasilkah mereka mempertahankan hubungan asmara tersebut. Benerakah Shaka juga mencintai Ocel dengan setulus hati seperti Ocel mencintainya. Bagaimana nasib Violeta yang kini memiliki pesaing di ranah orang biasa bahkan fans Shaka. Siapa yang akan Shaka pilih untuk terus mendampingi perjalanan karirnya hingga akhir. Saksikan selengkapnya di layar-layar bioskop kesayang mu. Jadilah saksi perjalanan kisah cinta dari Fans kepada idolanya yang berliku. Film Shaka oh Shaka mulai tayang serentak tanggal 07 Mei 2026 di seluruh bioskop Indonesia. Bahkan saat ini tiket presale-nya juga sudah bisa dibeli di aplikasi-aplikasi bioskop. Pastikan kamu menyempatkan waktunya, untuk kamu merasakan pengalaman mendebarkan saat idolamu menjadi milik mu.
Film Sinopsis Shaka oh Shaka

Pertemuan di konser mengubah semuanya. OCEL (Arla Ailani), mahasiswi yang sederhana tidak menduga bisa menjadi kekasih SHAKA (Kiesha Alvaro), sang idola. Kedekatan yang bermula dari kekaguman, berkembang jadi cinta yang saling menguatkan. Namun, hubungannya di uji kenyataan hidup dan derasnya arus waktu. Hingga 15 tahun mereka tumbuh, jatuh, dan berusaha bangkit. Akankah mereka tetap bertahan, atau menemukan jalan dalam perpisahan?
Baca Juga | Publik Expose pemeran Film Arwah Legong, Bertabur Bintang Muda
Demikian laporan dari liputan presscon, Film Shaka oh Shaka. Selamat menyaksikan, siapkan hatimu untuk merasakan jatuh cinta yang menggemaskan. Terima Kasih
Andim H. Muazhim. 30/04/26