Palari Films Rayakan 10 Tahun

Palari Films Rayakan 10 Tahun. Jakarta, 7 April 2026 — Rumah produksi Palari Films merayakan 10 tahun perjalanannya di industri perfilman Indonesia. A Decade of Voyage! Dalam perjalanannya, rumah produksi yang di dirikan produser Meiske Taurisia, Muhammad Zaidy, dan sutradara Edwin. Perjalanan mereka ini telah menapak jejaknya sebagai salah satu rumah produksi. Palari Film yang sukses di berbagai ajang penghargaan dan melahirkan karya-karya film berkualitas.
Baca Juga | Film Jejak Arwah Rumah Belanda Menjadi Film Yang Paling Gas Pool
Perjalanan awal Palari Films di mulai dengan film panjang garapan sutradara Edwin, Posesif (2017), yang berhasil memenangkan 3 Piala Citra FFI 2017 untuk Sutradara Terbaik (Edwin), Pemeran Utama Perempuan Terbaik (Putri Marino), dan Pemeran Pendukung Pria Terbaik (Yayu Unru). Selama 10 tahun, Palari Films telah melahirkan 10 karya baik film, series, dan antologi film pendek, yang setiap tahunnya selalu mendapat tempat di penonton Indonesia, ajang penghargaan FFI, dan di dunia.
Prestasi dan Perjalanan Sedekade Palari Films
Palari Films membuktikan sebagai rumah produksi yang melahirkan karya berkualitas di tunjukkan dengan film berikutnya, Aruna & Lidahnya (2018). Film yang di sutradarai Edwin ini juga mendapat pengakuan secara kritis dengan memenangkan Piala Citra FFI 2018 untuk Penulis Skenario Adaptasi Terbaik (Titien Wattimena) dan Pemeran Pendukung Pria Terbaik (Nicholas Saputra). Film tersebut juga tayang di Berlin International Film Festival (Berlinale) 2019 dalam program Culinary Cinema.
Salah satu prestasi paling prestisius yang pernah di raih oleh Palari Films adalah melalui karya ketiga mereka yang juga di sutradarai Edwin, Seperti Dendam, Rindu Harus Di bayar Tuntas (2021). Film ini memenangkan penghargaan utama di festival film internasional yang juga menjadi salah satu festival film tertua di dunia, Locarno.
Palari Film Berhasil Memenangkan Penghargaan Utama
Seperti Dendam, Rindu Harus Di bayar Tuntas berhasil membawa pulang piala utama, Golden Leopard. Ini adalah pertama kalinya film Indonesia berhasil memenangkan penghargaan utama dalam ajang festival film internasional. Film ini juga berkeliling di berbagai festival film internasional lainnya, termasuk Toronto International Film Festival (TIFF) dan Busan International Film Festival (BIFF).
Sebagai rumah produksi yang terus bertumbuh, Palari Films juga menggandeng para sineas terbaik Indonesia untuk melahirkan karya-karya yang beragam. Termasuk bersama sutradara Lucky Kuswandi untuk menggarap Ali & Ratu Ratu Queens (2021), yang juga menjadi salah satu film Indonesia paling banyak di tonton di Netflix dan Top Search Google Indonesia 2021, serial Ratu Ratu Queens: The Series (2025), dan Yosep Anggi Noen melalui horor Tebusan Dosa (2024).

Palari Films Berlayar Menuju Cakrawala Yang Lebih Luas
“Sepuluh tahun dan setiap cerita yang menemukan jalannya. Kami menoleh ke belakang sebelum melangkah maju, menghormati semua yang membuat dekade ini berarti. Peta ini ada karena tangan-tangan yang menggambarnya bersama kami. Kini, Palari Films berlayar menuju cakrawala yang lebih luas,” ujar produser dan Co-Founder Palari Films Muhammad Zaidy.
7 Judul Film Terbaru Palari Films
Tahun ini, menandai marka 1 dekade berkarya Palari Films, karya-karya baru terus di lahirkan. Menggandeng para kolaborator sineas dan talenta terbaik Tanah Air. Dalam perayaan 10 Tahun Palari Films, di umumkan tujuh judul baru yang akan di rilis mendatang.
Palari Films Berlayar Menuju Cakrawala Yang Lebih Luas
Ketujuh judul tersebut adalah Monster Pabrik Rambut yang di sutradarai Edwin dan akan tayang 4 Juni 2026 di bioskop Indonesia dan telah world premiere di Berlinale 2026, Desember Jani (sutradara Ariani Darmawan), Menari dengan Bayangan (sutradara Edwin, produser eksekutif Baskara Putra), Baju Tebal, I Wanna Dance with Myself (Khozy Rizal), Goldfish (Aditya Ahmad), dan Strange Root (Lam Li Shuen dan Mark Chua).
Monster Pabrik Rambut di bintangi oleh Rachel Amanda, Lutesha, Iqbaal Ramadhan, Didik Nini Thowok, Sal Priadi, dan memperkenalkan Kev. Film ini sekaligus menjadi kolaborasi kedua Iqbaal bersama Palari Films setelah Ali & Ratu Ratu Queens (2021). Di film Monster Pabrik Rambut, Iqbaal juga bertindak sebagai produser eksekutif.
Palari Films Adalah Rumah Produksi Yang Selalu Mendorong Batas Kreativitas
“Senang rasanya menjadi bagian dari satu dekade Palari Films. Monster Pabrik Rambut adalah proyek kolaborasi kedua saya dengan Palari Films setelah Ali & Ratu Ratu Queens. Dan kali ini, keterlibatan saya bisa lebih mendalam. Bagi saya, Palari
Films adalah rumah produksi yang selalu mendorong batas kreativitas dan memberikan kesempatan berkarya seluas mungkin bagi para sineas dan talenta baru di perfilman Indonesia,” ujar Iqbaal Ramadhan.
Palari Films dan Para Sineas Terbaik Tanah Air dan Internasional
Sutradara dan visual artist perempuan Ariani Darmawan, pendiri Kineruku di Bandung, akan bekerja sama dengan Palari Films lewat film panjang perdananya, Desember Jani. Sebelumnya, Ariani di kenal dengan film-filmnya yang banyak berkeliling festival film internasional seperti The Anniversaries (2006) yang tayang di Busan International Film Festival 2007, serta Sugiharti Halim (2008) yang berkompetisi di Clermont Ferrand Short Film Festival 2009 . Desember Jani akan menjadi film panjang pertamanya sekaligus menjadi momen comeback-nya setelah sepuluh tahun hiatus.
Film Desember Jani akan di bintangi oleh Sigi Wimala, Chempa Putri, Hyori Mika, dan aktris senior Tutie Kirana. Ini akan menjadi film yang ini di bintangi, di sutradarai, di tulis, dan di produseri, semuanya oleh perempuan (all women project).
Para Calon Mitra Kolaborator Internasional
Film ini sebelumnya telah terseleksi untuk program Work-in-Progress di Hong Kong – Asia Film Financing Forum 2026 (HAF24), sebuah forum yang mempertemukan dengan para calon mitra kolaborator internasional. Baskara Putra akan menandai debutnya di perfilman Indonesia sebagai produser eksekutif di film Menari dengan Bayangan. Menari dengan Bayangan merupakan album debut Hindia yang di rilis pada 2019, dan kini akan di adaptasi menjadi film layar lebar dengan sutradara Edwin.
“Perjalanan baru bagi karya Menari dengan Bayangan yang akan hadir dalam medium baru bersama Palari Films. Bagi saya, Palari Films adalah salah satu rumah produksi yang mampu menciptakan karya-karya yang selalu inovatif, relevan, dan membicarakan apa yang tengah terjadi di masyarakat, merasa terhormat menjadi bagian dalam perjalanan tonggak penting satu dekade Palari Films,” ujar Baskara Putra atau Hindia.
Palari Films Juga Bekerja Sama Dengan Dua Sutradara Muda Asal Makassar
Selain Ariani Darmawan yang akan mempersembahkan film panjang debutnya, Palari Films juga bekerja sama dengan dua sutradara muda asal Makassar untuk film panjang debut mereka, Khozy Rizal dan Aditya Ahmad.
Film pendek Khozy, Basri & Salma in a Never-Ending Comedy (2023) menjadi film pendek Indonesia pertama yang berkompetisi untuk Short Film Palme d’Or, Cannes. Pada tahun 2024, film pendeknya Little Rebels Cinema Club memenangkan Crystal Bear untuk Film Pendek Terbaik di Generation Kplus – Berlinale 2025. Bersama Palari Films akan menggarap I Wanna Dance with Myself. Film tersebut sebelumnya terseleksi dalam program ScriptLab di Torino Film Lab tahun ini.

Aditya Ahmad, yang sebelumnya sukses dengan film-film pendeknya seperti Sepatu Baru (2014) yang memenangkan Special Mention di program Generation KPlus Berlinale 2014 hingga Kado (2018) yang memenangkan Venice Horizons Award di Venice Film Festival, kini akan bekerja sama dengan Palari Films.
Antologi Piknik Pesona (2022) Bersama Palari Films
Sebelumnya, Adit menggarap film pendek (S)aya yang tergabung dalam antologi Piknik Pesona (2022) bersama Palari Films. Kini, ia akan kembali bekerja sama untuk film panjang debutnya berjudul Goldfish. Film Goldfish sebelumnya telah mengikuti program residensi (the Résidence) pengembangan naskah Cinema de Demain Cannes Film Festival 2024, serta Script Lab di Torino Film Lab 2025.
Sementara itu, Palari Films juga tetap menjalin ko-produksi internasional seperti yang telah di lakukan dalam perjalanan 10 tahun pertama mereka. Kali ini, melalui proyek film Strange Root (Keinginan), Palari Films bekerja sama dengan sutradara Lam Li Shuen dan Mark Chua. Film ini merupakan ko-produksi dengan 13 Little Pictures, Singapura, dengan Indonesia, Jerman, Belanda, dan Filipina.
Merchandise dan Pameran Satu Dekade Palari Films

Dalam momen perayaan 10 Tahun Berkarya Palari Films, juga di rilis koleksi merchandise eksklusif yang bekerja sama dengan Goods Dept. Merchandise tersebut akan tersedia di seluruh gerai Goods Dept dan berbagai kanal penjualan daring Goods Dept.
Sebelumnya juga telah di gelar rangkaian pemutaran film-film produksi Palari Films dan karya sutradara Edwin di Krapela, Jakarta Selatan dalam program bertajuk Eyes Wide Club. Program tersebut menjadi kerja sama Palari Films dengan Krapela dan Whiteboard Journal, berlangsung selama tiga hari pada 30 Maret–1 April 2026, yang juga menjadi bagian perayaan Hari Film Nasional.
Berkarya Palari Films Juga Di Tampilkan Dalam Sebuah Pameran
Perjalanan 10 Tahun Berkarya Palari Films juga di tampilkan dalam sebuah pameran yang di gelar di Museum MACAN, Jakarta Barat. Di pameran ini, pengunjung dapat menikmati memorabilia film-film persembahan Palari Films.
“Membuat film itu bagaikan sebuah perkawinan. Proses development-nya terasa seperti masa pacaran, lalu syuting yang terasa seperti wedding party, dan melahirkan anak saat filmnya rilis. 10 tahun 10 karya adalah masa mengumpulkan kepercayaan. Terima kasih untuk para penonton film Indonesia dan para kolaborator industri film baik dari para investor, mitra kolaborator, hingga pemeran dan kru. 10 tahun ke depan adalah harapan dan tantangan keberlanjutan lewat ko-produksi sesama rumah produksi, kerja sama talenta muda, dan mengasah kreativitas. Palari Films akan terus berlayar melahirkan karya-karya yang mampu menjadi refleksi zaman, dan kami mengundang para partner baru untuk berlayar bersama. Jangan kapok nonton film Indonesia,” tutup produser dan Co-Founder Palari Films Meiske Taurisia.
Tentang Palari Films

Palari Films adalah perusahaan produksi film yang di dirikan pada tahun 2016 di Jakarta, di pimpin oleh produser Meiske Taurisia dan Muhammad Zaidy. Palari Films menandai terobosan baru dalam perfilman Indonesia dengan memenangkan Golden Leopard, penghargaan tertinggi di Festival Film Locarno ke-74 dengan film “Seperti Dendam, Rindu Harus Di bayar Tuntas”.
Tonton Juga | Film Jejak Arwah Rumah Belanda Pada Kesurupan
Beberapa film yang pernah di produksi Palari Films adalah “Kabut Berduri” (Netflix Original Indonesia, 2024) mendapatkan 12 nominasi Piala Citra 2024 dan berhasil menduduki peringkat 2 dalam Daftar Global Netflix Top 10 Film Non-English pada periode dua pekan tayang. Sebelumnya “Dear David” (2023), omnibus “Piknik Pesona” (2022), “Ali & Ratu-Ratu Queens” (2021), “Aruna & Lidahnya” (2018), “Posesif” (2017). Palari Films berusaha untuk selalu menghasilkan karya-karya yang unik dan berkualitas.
What’s up i am kavin, its my first time to commenting anyplace, when i read this
post i thought i could also make comment due to this good
piece of writing.
References:
Online slots for real money https://git.hubhoo.com/gertie6178895
References:
Poker machine games
References:
https://pads.jeito.nl/
References:
Starlight casino
References:
bbs.mjjjd.eu.org
References:
Quick hit slots
References:
https://urlscan.io/result/019e2fee-81d4-70da-aa3e-cffb5fa16fe4/
References:
Casino enjoy santiago
References:
https://shenasname.ir/ask/user/lilacjelly38
References:
Best roulette strategy
References:
https://gaiaathome.eu/gaiaathome/show_user.php?userid=1959485
References:
Tiger online check in
References:
https://bookmarkpress.site/item/1200-bonus-220-freispiele
References:
Hollywood casino ohio
References:
https://monrad-dowd-2.technetbloggers.de/verde-casino-test-2026-ist-es-serios
References:
Perth crown casino
References:
https://liveheadline.space/item/wo-man-eine-einzahlung-t-tigen-kann
References:
King of prussia casino https://philosophywiki.space/wiki/Bonusse_1200_220_FS
References:
The meadows racetrack and casino https://hack.allmende.io/s/i24t-op28
References:
Spotlight 29 casino https://atomcraft.ru/user/beltpage4/
References:
Neteller account https://isowindows.net/user/desertmimosa8/
References:
Moncton new brunswick https://etuitionking.net/forums/users/nursecredit11/